Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Jombang menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar menjadi penyedia layanan kesehatan, tetapi juga pusat pengabdian kepada masyarakat. Demikian ini mengemuka dalam talkshow spesial Harlah ke-100 NU dengan menghadirkan dua narasumber. Yaitu, Manajer Divisi Keuangan RSNU Jombang, KH Hamid Bisri (Gus Mamik) dan Manajer Divisi Penunjang Medis, dr. Nur Lailaturriza. Dalam paparannya, KH Hamid Bisri menyampaikan bahwa di momentum Harlah ke-100 NU ini, RSNU Jombang berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat. Rumah sakit juga ingin terus membangun dan menjaga trust (kepercayaan) di tengah-tengah masyarakat.
“Peran RSNU Jombang untuk peringatan 100 tahun NU ini tentu otomatis mengambil posisi pelayanan. Cuma yang perlu ditegaskan adalah kita ingin membangun trust di masyarakat, selain itu kita juga ingin berperan serta dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” jelasnya, Sabtu (31/1/2026).RSNU Jombang menyadari bahwa tantangan dunia kesehatan masa kini menuntut adaptasi cepat terhadap kemajuan medis dan manajerial. Kuncinya terletak pada kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan sejumlah rumah sakit di bawah payung Asosiasi Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (ARSINU).
Selain penguatan eksternal, kebersamaan dan kekeluargaan di internal rumah sakit menjadi modal utama untuk menghadapi tuntutan zaman yang semakin maju di bidang medis maupun sumber daya manusia. “Nah, momentum hari ini dikaitkan dengan ke depan adalah menambah modal secara moral kepada seluruh yang ada di dalam rumah sakit kita ini untuk sungguh-sungguh dan terus melakukan peningkatan layanan kepada masyarakat,” terangnya.Menariknya, momentum satu abad NU ini dijadikan standar kinerja dengan filosofi angka 100. RSNU Jombang kini menggenjot aspek kedisiplinan yang dianggap sebagai representasi nilai-nilai dasar NU. Terutama, disiplin waktu, disiplin peran, dan disiplin penampilan. “Ikhtiar waktu demi waktu sudah kita lakukan. Dan alhamdulillah semakin ke sini kita sudah menuju pada titik angka 100. Moga-moga hari ini disiplin kita 100 sama dengan usia Nahdlatul Ulama,” harapnya.
Integrasi Layanan Medis dan Spiritual
Satu hal yang menjadi ciri khas sekaligus keunggulan RSNU Jombang adalah integrasi antara usaha lahiriyah (medis) dan batiniyah (spiritual). Rumah sakit ini secara rutin menggelar program penguatan spiritual yang bisa jadi tidak ditemui di rumah sakit pada umumnya. Seperti rutinitas pembacaan Shalawat Jibril, khatmil Qur’an, istighotsah mingguan, layanan motivasi, dan doa langsung ke bed pasien. “Pasien-pasien yang sedang oleh Allah diberikan rasa sakit atau sedang dirawat di rumah sakit, kita datangi. Ada tim yang memberikan motivasi, ada tim yang memberikan doa,” ungkapnya. Menyambung keterangan Gus Mamik, Manajer Divisi Penunjang Medis, dr. Nur Lailaturriza menyatakan bahwa sentuhan spiritual memberikan dampak psikologis yang signifikan bagi kesembuhan pasien. Pasien bahkan seringkali menanyakan kehadiran tim pendoa jika mereka terlambat berkunjung ke bangsal. “Di psikologi kesehatan, doa-doa yang disampaikan kepada pasien itu juga bagian dari upaya penyembuhan. Jadi saat didoakan, secara psikologis pasien maupun keluarga itu mendapatkan input positif. Karena kalau psikologis, terapinya kan tidak hanya farmasi, tapi terapi lingkungan juga,” ucapnya.Menutup talkshow, Gus Mamik mengutip satu kalimat filosofis tentang waktu, bahwa kemarin, adalah sejarah, besok, masih milik Allah, dan hari ini, sesungguhnya waktu yang terbaik. Karena itu, di momentum 100 tahun NU ini, RSNU Jombang sudah seharusnya memberikan pelayanan dengan sebaik mungkin sampai di angka maksimal (100). “Dengan apa? Dengan melihat sejarah lahirnya NU agar lebih masuk ke dalam hati kita bahwa tugas Nahdlatul Ulama terus terngiang-ngiang dalam pikiran dan hati kita, yaitu melakukan pengabdian diri kepada masyarakat,” ujarnya.
Gus Mamik Meyakini ketika semua pelayan (petugas medis) bisa menempatkan pengabdian di dalam dirinya, akan lahir secara aktual suatu bentuk tindakan yang sangat sempurna. “Namanya mengabdi, pasti dia akan melakukan yang terbaik. Itu memang filosofis. Dan itu kalau kita bisa meraih itu semua, insyaallah ke depan kesuksesan yang dimiliki oleh Allah diberikan kepada RSNU Jombang,” pungkasnya.
